Luis Suarez | Biodata & Karir Pemain Bola Profesional

luis suarez

Luis Suarez merupakan pemain sepakbola berkebangsaan Uruguay yang menjadi striker dari klub elite Spanyol, Barcelona dan juga menjadi anggota Timnas Uruguay. Pemain kelahiran 24 Januari 1987 ini dianggap sebagai salah satu striker terbaik di dunia, layaknya Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Suarez telah memenangkan dua kali piala Sepatu Emas Eropa, dan dinamai sebagai pemain sepakbola nomer tiga terbaik di dunia oleh media Th Guardian di tahun 2016. di sepanjang karirnya, Suarez juga telah berhasil meraih 14 trofi, termasuk Liga Champion dan Copa America. Penasaran dengan Profil dan Biodata Lengkap Luis Suarez ? simak ulasannya berikut ini

Profil dan Biodata Luis Suarez

Nama Asli: Luis Alberto Suárez Díaz
Profesi: Pemain sepakbola
Tanggal Lahir: 24 Januari 1987
Tempat Lahir: Salto, Uruguay
Kewarganegaraan: Uruguay
Pasangan: Sofia Balbi (sejak thn 2009)
Orang tua: Sandra Suarez (ibu), Rodolfo Suarez (ayah)
Tinggi badan: 182 cm
Zodiak: Aquarius
Terkenal lewat: Menjadi striker Timnas Uruguay dan Barcelona

Karir

Ibu Suarez sangat mendukung dan mendorong Suarez untuk menjadi pemain sepakbola professional. Sang ibu pun mengenalkannya ke klub Urreta, yang merupakan salah satu klub sepakbola kaya di kota tempat tinggalnya, Montevideo. Dia pun sukses mencetak hat-trick dalam pertandingan persahabatn pertamnya, dan dari sanalah ia mulai tumbuhsebagai pemain sepakbola yang menjanjikan.

Di usia 9 tahun, saat masih tergabung dengan Urreta, Suarez ditemukan oleh Wilson Pirez, yang menjadi pelatih dari tim muda klub Nacional. Suarez memulai karirnya sebagai pemain muda klub Nacional di tahun 2003. Dia memainkan pertandingan profesional pertamanya untuk klub muda Nacional melawan Copa Libertadores. Meskipun pertandingan berakhir dengan kekalahan 3-2, Suarez sukses melesatkan gol tingkat senior pertamanya dengan tendangan overhead yang mengesankan. Dia kemudian bermain untuk Nacional sebanyak 34 kali dan mencetak 12 gol untuk mereka. Dia adalah striker utama mereka yang membantu mereka naik ke Liga Uruguay 2005-2006.

Pada usia 19 tahun, dia pindah ke Belanda dan bermain untuk klub Groningen, sebelum pindah ke Ajax pada tahun 2007. Dia bergabung dengan Groningen untuk sementara waktu dan kemudian diambil oleh Ajax dengan nilai transfer 7,5 juta Euro. Selama lima tahun kontraknya dengan Ajax, ia mencetak 111 gol dalam 159 pertandingan untuk klub tersebut dan diakui sebagai Pemain Terbaik Belanda di musim pertama.
Ia meraih trofi pertamanya di tahun 2010, KNVB Cup, dan mengakhiri musim ini sebagai pencetak gol terbanyak liga dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Belanda. Setahun kemudian, dia membantu Ajax mengamankan gelar Eredivisie, dan mencetak gol ke-100 di Ajax.

Pada bulan Januari 2011, Suárez ditransfer ke Liverpool, dan memenangkan Football League Cup pada musim penuh pertamanya di klub tersebut. Dia selanjutnya digaji oleh Liverpool FC dengan harga 22,8 juta Euro dan menjadi salah satu pemain termahal mereka di 2011. Kecemerlangannya dalam menggiring si kulit bundar telah membantu timnya memenangkan Liga Champions dan ‘Golden Boot’ untuk dirinya sendiri. Pada tahun 2014, dia dinobatkan sebagai Player of the Year Pemain PFA dan Footballer of the Year FWA dan juga memenangkan Golden Boot Premier League, dan berbagi European Golden Shoe dengan Cristiano Ronaldo.

Karena Luis ingin berada lebih dekat dengan istrinya sehingga ia memutuskan untuk meninggalkan Liverpool dan bergabung dengan Barcelona FC dengan harga 75 juta poundsterling, menjadikannya salah satu pemain termahal dalam sejarah sepak bola. Dia adalah satu dari tiga penyerang utama Barcelona selain Lionel Messi dan Neymar. Di musim pertamanya di Barcelona, mereka mencatat kemenangan kedua mereka dari treble kontinental bergengsi yang terdiri dari La Liga, Copa dal Rey dan UEFA Champions League.

Ketiga trio bomber tersebut berhasil mencetak total 122 gol musim itu, menjadikannya trio penyerang yang paling banyak mencetak gol dalam sejarah sepak bola Spanyol. Pada musim keduanya di klub, Suárez memenangkan Trofi Pichichi pertamanya dan juga Sepatu Emas Eropa keduanya, yang membuatnya menjadi pemain pertama sejak 2009 untuk memenangkan kedua penghargaan tersebut selain Messi atau Ronaldo. Dia mengakhiri musim dengan total 40 gol liga, empat belas di antaranya masuk dalam 5 pertandingan terakhirnya, dan 16 assist, menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memuncaki La Liga baik dalam segi gol maupun assist.

TIMNAS URUGUAY

Dia membuat debut internasionalnya di sepakbola sebagai anggota tim Uruguay yang mencapai babak knock out di tahun 2007, di ajang U20 World Cup, bermain di Kanada. Mereka kalah dari AS tapi justru Argentina yang memenangkan turnamen.

Suarez memainkan peran penting dalam keberhasilan Uruguay finish di posisi keempat di Piala Dunia FIFA 2010. Dia juga membantu tim nasionalnya untuk memenangkan Copa America kelima belas dan terpilih sebagai Pemain Terbaik Turnamen pada tahun 2011. Dia menjadi kapten tim nasional di Olimpiade 2012 di mana dia mencetak hat-trick melawan Cile. Tahun 2013 menjadikan Suarez sebagai pemain bintang Uruguay di Piala Konfederasi di mana ia mencetak gol penting melawan Spanyol dalam pertandingan pembuka mereka. Di Piala Dunia FIFA 2014 di Brasil, Suarez mencetak gol ke-40 internasionalnya untuk negaranya.

KEHIDUPAN PRIBADI

Suárez merupakan anak ke empat dari tujuh bersaudara yang lahir di Salto, Uruguay. Kakaknya, Paolo Suárez, juga seorang pesepakbola profesional, yang saat ini bermain untuk Sonsonate di El Salvador, dan memiliki kewarganegaraan ganda Salvador-Uruguay. Suárez pindah bersama keluarganya ke Montevideo saat ia berusia tujuh tahun, dan orang tuanya berpisah saat berusia sembilan tahun.

Suárez mulai berkencan dengan Sofia Balbi pada usia 15 tahun saat di Montevideo; Keluarga Balbi pindah ke Barcelona pada tahun 2003, dan fokus Suarez terhadap sepak bola semakin menguat sebagai hasilnya karena dia ingin mengikuti mereka ke Eropa untuk bergabung dengan Sofia lagi. Akhirnya Suárez menikahi Sofia di tahun 2009, dan pasangan tersebut memiliki seorang anak perempuan dan seorang putra bernama Delfina dan Benjamin.

Pada tanggal 11 Juli 2014, Suárez bergabung dengan Barcelona, supaya dia bisa tinggal lebih dekat dengan keluarga istrinya Sofia. Suárez mengatakan “‘[Liverpool] melakukan semua yang mereka bisa untuk membuat saya tinggal, tapi bermain dan tinggal di Spanyol, di mana keluarga istri saya tinggal, adalah impian dan ambisi seumur hidup. Saya percaya sekarang waktunya tepat. ”

FAKTA MENARIK

  • Suarez menjadi terkenal berkat perangainya yang buruk saat di lapangan, termasuk insiden menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini, saat pertandingan piala dunia pada 2014. Namun, dia masih dianggap sebagai salah satu striker terbaik di dunia dan telah menjadi top skorer Eropa dan pemenang penghargaan ‘Golden Boot’ dua kali. Sifat agresifnya di lapangan telah dikaitkan dengan pola asuhnya saat masih kecil yang keras, yang sarat dengan kemiskinan, dan keluarga yang bercerai dimana ayahnya meninggalkan ibunya untuk membesarkan tujuh saudara.
  • Dia berada di pergaulan yang salah saat masih remaja dan minum minuman keras, tapi keadaan berubah saat bertemu dengan Sofia Balbi saat berusia 15 tahun. Dia memiliki pengaruh positif pada hidupnya dan sekarang menjadi istrinya.
  • Suarez tidak begitu cemerlang dalam bidang akademis, dan pada awalnya dia juga tidak ingin menjadi pesepakbola profesional. Namun, kondisi keluarganya dan tuntutan untuk mendapatkan kerjaan memotivasi dia untuk fokus
  • Pada pertandingan Piala Dunia 2010 melawan Ghana, dia menghentikan gol pasti ke gawang timnya dengan tangannya dan akhirnya dikirim keluar lapangan. Namun, timnya kemudian memenangkan pertandingan.
  • Suarez juga pernah didenda karena melakukan pelecehan ras, memukuli seorang wasit, membuat isyarat cabul ke kerumunan dan menggigit pemain lain di lapangan dalam tiga kesempatan. Surat kabar harian Belanda, De Telegraaf, mencapnya sebagai ‘Cannibal of Ajax’ setelah insiden Dia memiliki reputasi buruk karrrrrena sering mendapat kartu kuning dan harus pergi keluar lapangan.

PENGHARGAAN

Nasional

  • Primera División: 2005–06

Ajax

  • Eredivisie: 2010–11
  • KNVB Cup: 2009–10

Liverpool

  • Football League Cup: 2011–12

Barcelona

  • La Liga: 2014–15, 2015–16
  • Copa del Rey: 2014–15, 2015–16, 2016–17
  • Supercopa de España: 2016
  • UEFA Champions League: 2014–15
  • UEFA Super Cup: 2015
  • FIFA Club World Cup: 2015

Internasional

Uruguay

  • Copa América: 2011

Individual

  • Uruguay national football team All-time top scorer since 2013.
  • IFFHS World’s Best Top Division Goalscorer: 2010, 2014, 2016
  • PFA Players’ Player of the Year: 2013–14
  • FWA Footballer of the Year: 2013–14
  • European Golden Shoe: 2013–14, 2015–16
  • Premier League Player of the Season: 2013–14
  • FSF Player of the Year: 2013–14
  • La Liga World Player of the Year: 2015–16
  • Dutch Footballer of the Year: 2009–10
  • ESM Team of the Year: 2013–14, 2014–15, 2015–16
  • Premier League PFA Team of the Year: 2012–13, 2013–14
  • Premier League Player of the Month: December 2013, March 2014
  • Premier League Golden Boot: 2013–14
  • La Liga Pichichi Trophy: 2015–16
  • Copa del Rey top goalscorer: 2015–16
  • Eredivisie Golden Boot: 2009–10
  • KNVB Cup Top Goalscorer: 2009–10
  • 2014 FIFA World Cup qualification (CONMEBOL) Top Goalscorer
  • Copa América Player of the Tournament : 2011
  • Ajax Player of the Year: 2008–09, 2009–10
  • Ajax Top Goalscorer: 2008–09, 2009–10
  • Liverpool FC Player of the Year: 2012–13, 2013–14
  • Liverpool FC Top Goalscorer: 2011–12, 2012–13, 2013–14
  • Barcelona Player of the Season (Trofeo Aldo Rovira): 2015–16
  • Trofeo EFE Player of the Year: 2014–15
  • UEFA Best Player in Europe Award: 2014, (posisi 8), 2015, (posisi 2) 2016 (posisi 4)
  • UEFA Champions League Team of the Season: 2014–15, 2015–16
  • FIFA Ballon d’Or: posisi 6 2011, posisi 5 2015
  • FIFA Club World Cup Golden Ball: 2015
  • FIFA FIFPro World XI: 2016